Menantu

Maaf, Bu sebelum ku perkenal kan Bidadari yg insyaallah akan menemani hidupku, Izinkan aku mengutarakan sesuatu

Bu, perempuan yang nantinya akan ku Bawa ke rumah adalah perempuan cantik yang senyumnya mampu membuat hatiku tertawan oleh nya. Tentu saja cantik menurut pandanganku, tapi saya harap Anda akan berpikir begitu ketika Anda melihatnya untuk pertama kali

Nanti ketika la datang, tolong jangan ber komentar tentang nya, terutama soal penampilan. Ketahuilah bu, perempuan cantik itu mem persiapkan segala sesuatu hanya demi memberi kesan baik saat berjumpa dengan mu

ketika datang, ia pasti akan malu-malu. Bolehkah saya minta tolong untuk mencairkan suasana bu? Dekati dia, ajak dia ngobrol sampai dia merasa nyaman. Mungkin Anda akan mengajaknya memasak bersama atau mengajaknya bercerita panjang lebar? Tapi tolong jangan di perintah ini itu. Ia hanya datang sebagai tamu

Sejak awal, dia khawatir tidak di terima oleh mu. Namun, aku Selalu menekankan kau adalah sosok yang baik. Nanti ketika ia datang, tolong bantu aku meyakinkan jika ucapanku benar adanya

Bu, andai nanti menemukan sesuatu dari diri nya yang tak kau sukai, jangan marah ya! Apalagi sampai menunjukan kekesalan. Sungguh ia perasa sekali. Aku khawatir ia akan kepikiran dan menjadi ragu untuk mendampingiku. Tolong sampaikan saja padaku, aku yang akan mencari jalan keluarnya, aku yg akan memikirkan baik nya seperti apa. Sebab aku tak ingin menyakiti 2 wanita yang begitu berarti di hidupku. Ibu dan kekasihku adalah perempuan yg ingin ku jaga hatinya

Di rumah, perempuan itu diperlakukan dengan baik oleh orang tuanya. Nanti ketika Allah mentakdirkan ia menjadi bagian dari keluarga ini. Kita perlakukan ia dengan baik juga ya! Bu? Kita akan menjadi rumah kedua untuk nya. Ibu bersedia?

Postingan populer dari blog ini

Revolusi Cinta

Sesembahan

Album Manifesto